PT Sierad Produce- Produksi Ternak dan Pakan Ternak di Bogor


PT Sierad Produce Tbk dikenal sebagai salah satu produsen pakan ternak terbesar di Asia Tenggara, dengan fasilitas modern dan memiliki kapasitas produksi sebesar 800.000 metrik ton per tahun Bisnis inti mereka mencakup produksi pakan ternak dan produksi utama, peternakan dan penetasan, kemitraan, rumah potong dan produksi lanjutan serta nilai tambah dari berbagai produk daging ayam, peralatan peternakan ayam dan produksi tepung ikan.

Keunggulan kompetitif Sierad Produce berasal dari penggunaan alat pemekar dalam proses produksinya, yang menjamin produksi pakan ternak yang higienis, bergizi tinggi serta mudah dicerna.  Tidaklah mengherankan bila pakan ternak produksi Sierad merupakan “pakan ternak pilihan” bagi banyak peternak ayam di Indonesia.

Sierad Produce telah menerima berbagai penghargaan seperti HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), ISO 9001 dan Sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia karena perusahaan telah menetapkan metode pemotongan hewan yang sesuai dengan hukum Islam.  Penerapan teknologi keamanan bio yang ketat, menjamin bahwa produk yang dihasilkan bersifat higienis, sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Dengan visi, "Menjadi perusahaan pangan berbasis unggas terpadu di Indonesia yang menciptakan nilai bagi para pemegang saham secara berkesinambungan dengan menjalankan usaha dengan keunggulan yang mampu melebihi harapan para pemegang saham", Sierad Produce selalu berkomitmen untuk memberikan produk yang inovatif dan berkualitas baik dengan harga yang terjangkau serta memaksimalkan segala sumber daya yang tersedia.

Selain usaha pakan ternak, Sierad Produce juga mengembangbiakkan ternak dari induk yang berbeda tetapi merupakan benih yang terpilih, dimana bersumber dari benih keturunan yang berasal dari luar negeri dan dalam negeri.  Ternak yang akan menjadi induk tersebut, pada akhirnya akan memproduksi telur-telur ayam dimana akan ditetaskan dan menjadi anak ayam yang berusia beberapa hari.

Sierad Produce mengimplementasikan keamanan bio yang ketat dan program vaksinasi kepada ternak untuk memastikan kelompok tersebut bebas dari penyakit. Fasilitas ternak Sierad Produce telah memproduksi hingga 105 juta ternak anak ayam setiap tahunnya.
Bagi Sierad Produce “ Seni dari penetasan telur-telur menjadi anak ayam yang sehat” adalah sebuah misi yang mulia and menjadi tahun pencarian. Operasional penetasan Sierad Produce mengikuti standar tertinggi dan menggunakan teknologi terbaru dan “ pelatihan terbaik”.

Sierad Produce memelihara DOCs agar tumbuh menjadi ayam pejantan, baik melalui fasilitas peternakan tertutup milik perusahaan atau melalui para peternak anggota kemitraan yang sebagian besar menggunakan sistem peternakan terbuka.  Sama seperti pada fasilitas pembibitannya, Sierad Produce juga menerapkan sistem keamanan bio dan program vaksinasi terhadap peternakan ayam pejantan.  Sierad Produce secara teratur memberikan motivasi dan membantu para mitra peternal guna meningkatkan pendapatan bersih mereka dengan cara memberikan penyuluhan dan membantu mereka guna mampu melebihi standar produktivitas yang telah ditentukan oleh perusahaan seperti rasio konversi pemberian pangan, tingkat kematian, berat badan dan hari pertumbuhan. 

Kemitraan Sierad Produce dengan para mitra peternak memainkan peran penting dalam pembangunan sosial ekonomi negara ini, terutama di wilayah pedesaan.  Sierad Produce memberikan para mitra peternak dengan paket bahan baku produksi, seperti day old chicken, pakan ternak, produk alat kesehatan bagi unggas, bantuan teknis dan juga penyuluhan mengenai teknik terbaru manajemen peternakan.  Sierad Produce juga memberikan dukungan logistik guna memastikan adanya distribusi yang efisien atas ayam yang telah siap untuk dipanen.

Sierad Produce membantu meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup dari para mitra peternak, keluarga mereka dan para pihak lain yang tergantung dengan cara menyediakan bahan baku produksi dan barang modal yang mungkin tidak terjangkau oleh sebagian besar dari mereka.

Sierad Produce membuka kesempatan kerjasama bagi para relasi maupun instansi bisnis di bidang Pemasaran, Distribusi, Kemitraan, Penyediaan bahan baku.

Alamat Sierad Produce
Kantor Penghubung
Liaison Office

TCC Batavia Tower One, Lantai 7
Jl. KH Mas Mansyur Kav 126
Jakarta Pusat 10220
Telp : 021 29819999
Faksimili : 021 2981 9997

Kantor Perwakilan Pakan Ternak
Feed Representative Office
Jl. Raya Serang KM 31, Balaraja, Tangerang, Banten
Telepon (021) 595 38888
Faksimili (021) 595 0150
Jl. Raya Sidoarjo, Krian, Desa Ketimang, Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur
Telepon (031) 885 2804-06, 885 3333
Faksimili (031) 885 2810

Kantor Perwakilan Peternakan Ayam Induk dan Penetasan Telur
Breeding & Hatchery Representative Office
Jl. Raya Parung KM 19, Pamegar Sari, Parung, Bogor, Jawa Barat
Telepon (0251) 861 1143
Faksmili (0251) 861 1655
Jl. Raya Sidoarjo, Krian, Desa Ketimang, Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur
Telepon (031) 885 2804-06, 885 3333
Faksmili (031) 885 2810

Kantor Perwakilan Peternakan Ayam Pedaging dan Rumah Potong Ayam
Broiler Farm & Slaughterhouse Representative Office
Jl. Raya Parung KM 19, Desa Jabon Mekar, Parung, Bogor, Jawa Barat
Telepon (0251) 861 1862, 861 7307, 861 7268
Faksmili (0251) 861 1079, 861 7620

Kantor Perwakilan Ritel
Retail Representative Office
Gedung TCC Batavia Tower One, Lt.7. Jl KH. Mas Mansyur Kav 126, Jakarta Pusat
Telepon (021) 2981 9999
Faksmili (021) 2981 9997

Kantor PT Belfoods Indonesia
PT Belfoods Indonesia’s Office
Perum Citra Indah Kav. PA 1&2, Jl. Raya Jonggol KM.23.3, Jonggol, Bogor
Telepon (021) 8993 1234
Faksmili (021) 8993 1867


Teknik Budidaya Cacing Tanah


Persiapan Budidaya
Jika media siap silahkan beli bibit cacing tanah di mana anda bisa mendapatkannya jangan menggunakan bibit cacing tanah liar atau hasil tangkapan di kebun karena jenis cacing tanah yang akan kita budidayakan sangat berbeda jauh jenis dan kualitas serta kandungan zat yang terkandung dalam cacing tanah hasil budidaya. 

Pembuatan Media
Hal yang sangat penting dalam beternak cacing tanah dan yang paling wajib menjadi perhatian khususnya pemula yang mau berkecimpung di dunia peternakan cacing tanah ini iyalah media budidaya cacing tanah itu sendiri, di karenakan media hidup cacing yang akan kita gunakan sebagai tempat memelihara tersebut sapat mempengaruhi harga jual, banyak sedikitnya panen, dan kehidupan cacing tanah itu sendiri.

Untuk itu media budidaya cacing tanah ini sangat penting bagi kelangsungan hidup cacing tanah itu sendiri, untuk cara pembuatan media budidaya cacing tanah anda bisa membaca secara rinci di artikel "cara membuat media cacing tanah" 

Pembuatan Kandang
Sebenarnya kandang beternak cacing tanah itu sangat mudah / wadah / kandang tempat budidaya cacing itu sembarangan juga bisa tinggal enaknya kita saja, mau di buat dengan sistem pertanian dengan menggunakan bedengan seperti menanam sayur mayur di sawah, atau menggunakan wadah bekas keranjang buah maupun bak kolam dan sebaginya juga sangat bisa tinggal enaknya kita saja kuk.

Berikut salah satu model dan bentuk kandang yang bisa kita gunakan untuk beternak / budidaya cacing tanah --> pembuatan kandang budidaya cacing tanah <--


Pembuatan Pakan
Pakan cacing tanah itu paling mudah, pasalnya sampah organik rumah tangga atau kohe saja sudah bisa jadi pakan yang mempunyai nilai dan kandungan luar biasa bagi cacing, bahkan bisa menekan anggaran untuk pemeliharaan cacing tanah itu sendiri.

Di luar negeri cacing tanah di jual dalam bentuk produk tempat sampah organik sehingga hasil akhir menjadi pupuk organik yang memiliki nilai jual tinggi.

Dalam sekala industri / peternakan cacing tanah sekala besar pembuatan pakan ini biasanya menggunakan teknik fermentasi tergantung selera masing-masing peternak, bahkan banyak pendapat yang saling menguatkan. sehingga teknik pembuatan pakan ini relatif banyak dan tergantung keyakinan maupun kebiasaan masing-masing. 

Penyebaran Bibit Cacing TanahBanyak cara dan teknik untuk penyebaran bibit cacing tanah, ya tergantung dengan pengalaman dan kebiasaan, yang jelas harus di perhatikan adalah kondisi media yang akan di gunakan sebagai lahan hidup cacing tanah itu sendiri.

Syarat wajib yang harus kita pahami harus terhindar dari bahan kimia, amoniak dan berminyak. Pastikan media yang di gunakan sudah siap dengan ciri lembap dan stabil.

Jika sudah tebarkan cacing tanah yang akan kita budidayakan secara merapa, tunggu beberapa menit dan lihat apakah cacing langsung masuk ke media atau malah kabur? hal ini juga bisa di jadikan patokan apakah media tersebut sudah jadi dan siap di huni cacing tanah atau tidak.

Selengkapnya anda bisa melihat video penyebaran bibit cacing tanah di youtube --> caramenyebar bibit cacing tanah <--


Perawatan, Pemeliharaan dan Panen  Banyak sedikitnya / kapasitas cacing yang kita budidayakan menentukan pola pemberian pakan hingga perawatan dan panen. Untuk perawatan sendiri hal yang harus kita lakukan yaitu dengan menjaga kelembapan media budidaya cacing tanah, lakukan penyiraman secukupnya di media cacing tanah jika di rasa kering dan kurang lembap.

Pola pemeliharaan dan perawatan dengan memberikan pakan yang baik akan menghasilkan kualitas cacing tanah yang bagus, tergantung target market yang akan kita tuju, misal untuk pakan lele, produksi pupuk organik kascing, pakan burung, pelet dan sebagainya cukup menggunakan pakan Kohe ( kotoran hewan ) di sarankan sapi.

Sedangkan untuk produksi obat menggunakan pakan yang jauh dari kohe, selain itu jenis cacing tanah yang di gunakan juga berbeda, hal ini juga wajib di jadikan acuan bagi pemula / peternak yang ingin terjun ke dunia bisnis peternakan cacing tanah.

Pola pemberian pakan ada banyak versi, di tebar di atas, di masukkan ke dalam media dan sebagainya. Pemberian pakan juga tergantung kebiasaan masing-masing peternak ada yang pagi, sore dan malam hari ada yang 3 hari 1 kali dan sebaginya.

Banyak sedikitnya cacing yang kita budidakan memang mempengaruhi pola pemeliharaan, perawatan dan panen sehingga cukup di sesuaikan saja dengan kemampuan kita.  


Jenis-Jenis Cacing Yang Bisa Dibudidayakan


Sebagai pemula yang sedang mencari  tahu mengenai dunia peternakan cacing tanah / budidaya cacing tanah pasti yang sering di tanyakan mengenai hal jenis cacing tanah, Lho apa bedanya cacing tanah pada umumnya?

Dan yang sering mereka bayangkan dan angankan memang cacing tanah alam / liar yang hidup di kebun pekarangan rumah dan sebagainya. Hal ini wajar karena belum tahu ilmu pengetahuanya saja.

Sebenarnya hal rasa ingintahu dan penasan tinggi inilah yang akan mendampingi kesuksesan budidaya cacing tanah ini, kenapa demikian? karena semangat, pikiran positif dan rasa ingin tahu untuk belajar dan terus belajar ini lah yang akan menentukan.
Cacing yang selama ini kita ketahui secara awam tenyata memiliki banyak jenis. Terlebih untuk dibudidaya, jenis cacing tanah yang dipilih tergolong lebih spesifik. Berikut ini ada jenis-jenis cacing tanah yang menjadi pilihan untuk budidaya.

Eisenia fetida
Ukuran tubuh cacing ini berkisar antara 7-8 cm dan berwarna coklat kemerahan dengan segmen berwarna cerah sehingga biasa disebut cacing Tiger atau cacing merah. Tubuhnya berbentuk silindris dan gerakannya lamban. Cacing ini biasanya ditemukan pada tumpukan bahan organik, sampah rumah tangga, atau di bawah batang pisang yang membusuk. Cacing ini juga termasuk dalam cacing budidaya dari Eropa yang cukup terkenal karena ketahanannya hidup di temperatur 18 - 27°C.

Lumbricus rubellus
Lumbricus rubellus atau cacing ekor kuning merupakan jenis cacing asal Eropa yang paling banyak dibudidayakan dan biasa digunakan dalam industri farmasi, kosmetik, pakan hewan, serta konsumsi bagi manusia. Cacing yang biasa hidup di atas permukaan tanah ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan panjang 8 - 14 cm. Warna tubuh pada bagian punggung berwarna cokelat cerah hingga ungu kemerahan, perut berwarna krem, serta ekor kekuningan. Bentuk tubuh membulat dengan panjang agak memipih. Gerakannya lamban dan memiliki kadar air dalam tubuh sekitar 70-78%.

Eudrilus eugeniae
Cacing yang disebut African Nightcrawler ini biasa dibudidayakan untuk diambil kascingnya. Cacing yang berwarna merah keunguan ini hanya dapat hidup di temperatur 24-30°C namun mempunyai kemampuan reproduksi yang tinggi. Cacing African Nightcrawler mempunyai ukuran tubuh lebih besar dari cacing ekor kuning dan bisa mencapai panjang 20 cm.

Perionyx exavatus
Cacing ini merupakan cacing lokal yang bentuknya seperti kalung sehingga biasa disebut cacing kalung. Ukuran tubuhnya relatif lebih besar dibandingka dengan jenis cacing tanah lainnya. Bentuk tubuhnya membulat, berwarna coklat keunguan, dan sedikit kelabu. Cacing ini biasa hidup di sekitar kotoran ternak dan di bawah batang pisang yang membusuk.

Pheretima sp.
Cacing lokal yang memiliki warna tubuh kuning kecoklatan, gerakannya lamban, dan melingkar jika tubuhnya disentuh ini biasa disebut cacing koot. Ukuran tubuh cacing ini sedikit lebih pendek dari cacing kalung. Cacing ini biasanya digunakan sebagai umpan pancing.

Metaphire Longa
Cacing ini memiliki warna tubuh berwarna hitam dan memiliki segmen nyata seperti sisik. Ukuran tubuhnya lebih besar jika dibandingkan dengan jenis cacing lokal lainnya dan bisa mencapai panjang 1,5 meter. Cacing yang biasa disebut cacing sondari ini seringkali terlihat menaiki batang pohon pada malam hari dan mengeluarkan suara lengkingan.

Tubifex sp.
Cacing sutera memiliki tubuh yang kecil, lunak, dan lembut seperti sutra. Cacing ini berukuran sekitar 1-2cm dan senang hidup berkelompok. Cacing sutera dapat ditemukan pada saluran air atau kubangan air berlumpur yang bergerak perlahan. Cacing sutera biasa digunakan untuk pakan ikan hias atau bibit ikan karena kandungan proteinnya yang tinggi.


6 Langkah Beternak Burung Kacer


1. Pemilihan indukan

Memililah indukan kacer yang memiliki kualitas akan menentukan hasil ternak nantinya. Ciri – ciri indukan yang berkualitas yaitu, memiliki badan besar dan panjang, tidak mempunyai cacat fisik, gerakan indukan energik, gesit dan memiliki sorot mata yang tajam, usahakan untuk mendapat indukan yang sedang mendapati periode kawin kurang lebih 10 bulan.

Untuk pejantan usahakan indukan berasal dari jantan yang memiliki kicauan yang gacor agar keturunanya nanti paling tidak akan memiliki kemampuan serupa dan jika memang bisa, sobat juga dapat mengusahakan memilih  kacer betina yang sudah jinak, kenapa? karena kacer betina yang sedang di ternak akan retan akan stress, salah satu penyebabnya bisa karena terganggu akan kehadiran manusia yang berakibat gagalnya proses ternak.

2. Kandang ternak

Siapkan kandang untuk burung yang akan diternak buat saja kandang dengan panjang 100cm, lebar 100cm dan tinggi 200cm. kami sarankan untuk membuat kandang ternak kacer dari bahan kayu balo, karena struktur kayu balo kerasa dan baik untuk bahan baku kandang ternak kacer.

Selain itu kayu balo bisa dibilang menjadi jenis kayu yang tahan dari serangan hama rayap yang sering menyerang kayu, selain itu ia juga lebih ekonomis dari pada kayu jati. Komponen – komponen pendukung untuk kandang ternak antara lain : pangkringan untuk burung kacer bertengger, tempat untuk makan dan minum, glodok sarang, tumbuhan kecil – kecil, kolam kecil, tulang sotong.

3. Perjodohan indukan kacer

Setelah Anda mendapat calon indukan kacer, maka tahap selanjutnya ya itu perjodohan induk jantan dan betina yang masuk periode kawin. Gabungkan indukkan kacer jantan dan betina ke dalam satu kandang, dan biarkan mereka melakukan perkawinan, proses tersebut tidak butuh waktu yang lama jika memang perjodohan yang dilakukan tepat ketika kacer masuk musim kawin kurang lebih di usia 10 bulan.

4. Masa bertelur kacer 

Ini adalah fase ketika kedua induk masuk dalam satu kandang dan kawin, maka induk betina akan bertelur dengan jumlah 2 hingga 3 telur dalam satu periode musim ternak kacer. Dalam periode setelah penjodohan dan sebelum bertelur, kandang harus selalu tersedia tulang sontong yang mana nutrisi dari tulang sontong baik untuk membentuk cangkang telur kacer supaya kokoh dan piyik juga tidak cacat.

Setelah bertelur, biasanya indukan akan mengerami telut itu selama 2 minggu terhitung dari telur kacer pertama keluar dari induk kacer betina. Setelah dierami 2 minggu, biasanya telur bisa menetas. Ketika piyik sudah terlihat, maka perlu ditambahkan kroto dan jangkrik dalam kandang ternak agar indukan betina bisa memberi makan kepada piyik yang baru saja lahir tersebut.

5. Meloloh piyik
Di bagian ini kita membutuhkan waktu selama 3 hingga 4 minggu untuk indukan betina memberi makan untuk piyik sehingga piyik bisa makan sendiri tanpa bantuan induknya. Di masa pelolohan itu, Anda harus rajin menyediakan stok kroto, jangkrik, belalang dalam kandang ternak, agar indukan tidak bingung mencarikan makan piyik.

6. Menyapih piyik
Ketika piyik sudah mampu makan dengan sendirinya, dan indukan juga sudah sering mematuki piyik ketika mendekat. Maka saat itulah indukan akan kembali bertelur dan piyik harus segera dipisah dari induknya. Tahap tersebut merupakan taap menyapih dalam dunia ternak kacer yang benar. Ketika dipisah dari indunya, maka pemberian makan untuk piyik yaitu dengan voor, belalang, jangkrik dan kroto.

Ketika dewasa maka burung kacer sudah berkicau dan menjadi tanda bahwa kacer sudah siap untuk dipanen. Berikut beberapa hal terkait dengan tatacara dan panduan ternak kacer, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perhatikan beberapa hal yang sudah kami bagi, bahkan ketika sedang didapati masalah sebaiknya tanyakan kepada yang sudah ahli ternak kacer, sehingga tidak akan berakibat menjadikan burung kacer mati.


Cara Fermentasi Dedak Padi Untuk Pakan Ternak


Dedak padi adalah hasil samping penggilingan padi dan telah banyak digunakan sebagai pakan ternak. Dedak padi didapat dari hasil samping pemisahan beras dengan sekam (kulit gabah) pada gabah yang telah dikeringkan melalui proses pemisahan dengan ditumbuk atau dgiling yang dapat digunakan sebagai pakan ternak. Proses pemisahan menjadi dedak ini akan mendapatkan sekitar 10% dedak padi, 50% beras dan sisanya hasil ikutan seperti pecahan butir beras, sekam dan sebagainya, akan tetapi persentase ini tergantung pada umur dan jenis padi itu sendiri, banyak faktoe yang mempengaruhinya.

Dedak padi atau yang sering kita kenal sebagai bekatul atau dalam bahasa inggris disebut rice brand, merupakan salah satu bahan baku untuk pembuatan ransum ternak khususnya sebagai sumber energi. Sebenarnya dedak padi yang terdapat dipsaran itu ada 2 jenis, yaitu dedak padi kasar dan dedak padi halus atau yang disebut dengan bekatul. Kandungan nutrisi dari 2 jenis dedak ini berbeda, kandungan proteinnya lebih tinggi pada dedak padi halus. Harga jualnya pun juga berbeda, di tempat penjualan pakan ternak harga dedak padi ini biasanya mempunyai selisih 500 - 1000 rupiah. Dedak padi sebagai sumber bahan pakan sumber energi mengandung serat kasar yang cukup tinggi 11,4%, kandungan protein kasar sekitar 12,9%, lemak 13% dan mengandung senyawa anti nutrisi fitat.

Kendala Dedak Padi Digunakan sebagai Pakan Ternak

Ketersediaan dedak padi sepanjang tahun berfluktuasi. Kondisi ini disebabkan karena dedak padi pada musim panen ketersediaanya melimpah, sebaliknya pada musim kemarau berkurang akibat petani banyak yang menanam palawija. Selain itu dedak padi tidak dapat disimpan pada jangka waktu yang lama. Hal ini disebabkan karena ketidakstabilan dedak padi selama penyimpanan. Ketidakstabilan ini disebabkan karena aktivitas enzim. Aktivitas enzim ini dapat menyebabkan kerusakan atau ketengikan pada komponen minyak atau lemak yang ada dalam dedak padi.

Solusi Dedak Padi Fermentasi, dan Manfaatnya
Suatu teknologi penyimpanan dedak padi dengan cara fermentasi dapat memperlama masa simpan dan meningkatkan kandungan gizi dedak padi. Teknologi dedak padi fermentasi dapat memperpanjang waktu simpan dedak padi dan menurunkan kandungan asam fitat yang ada pada dedak padi sehingga penggunaannya dapat maksimal dalam ransum ternak. Asam fitat ini mampu berikatan dengan protein, mineral, dan pati membentuk garam atau senyawa komplek, sehingga mineral, protein dan pati yang terkandung dalam ransum dapat optimal digunakan oleh ternak.

Tujuan dari fermentasi ini adalah memecah kandungan serat, protein dan karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, fermentasi dedak padi dapat menggunakan ragi, bakteri, fungi atau kombinasi dari ketiganya pada kondisi anaerobik atau tertutup. Tujuan fermentasi adalah untuk meningkatkan kandungan nutrisi suatu produk sehingga menjadi lebih baik. Fungsi lainnya untuk menurunkan zat anti nutrisi dari bahan utama.
  
Cara Pembuatan Dedak Padi Fermentasi
Dedak Padi Fermentasi Sederhana

Bahan :
  • Dedak Padi segar
  • Air
  • Molases
  • Drum atau kantong plastik

Metode :

  1. Menyiapkan dedak padi.
  2. Mencampurkan air (25% dari berat dedak padi) dengan molasses (3% dari berat dedak padi).
  3. Menambahkan campuran larutan air dan molasses pada dedak padi.
  4. Mengaduk dedak padi larutan sampai merata.
  5. Memasukannya ke dalam drum atau kantong plastik dan menutupnya rapat-rapat.
  6. Memfermentasi dedak padi di dalam drum atau kantong plastik selama 1 bulan pada suhu kamar.


Dedak Padi Fermentasi dengan Ragi Tape

Bahan :

  • 1 kg Dedak padi
  • 2 butir Ragi tape
  • Air secukupnya
  • Drum atau Kantong plastik
  • Panci kukus
  • Kompor

Metode :

  1. Membasahi dedak padi dengan air, perbandingannya 3:1 (saat dikepal tidak meneteskan air dan di lepas adonan tidak hancur).
  2. Mengukus adonan dedak padi selama 15-30 menit.
  3. Mendinginkan adonan dedak padi.
  4. Menghaluskan ragi tape.
  5. Mencampurkan ragi tape secara merata setelah adonan dingin agar bakteri starter yang terdapat dalam ragi tape tidak mati.
  6. Masukan adonan tadi ke dalam drum atau kantong plastik dan menutupnya sampai rapat.
  7. Menyimpan adonan selama 1-2 hari.


Dedak padi fermetasi dengan EM4
Bahan :

  • 20 kg dedak padi segar
  • Molasses
  • EM4 
  • Air
  • Drum atau kantong plastik

Metode :

  1. Menyiapkan 20 kg dedak padi segar, 3% molasses dan 3% EM4 (dari berat 20 kg bahan).
  2. Mencampurkan air 25% dari berat bahan (10 Liter air) dengan molasses dan EM4, mengaduknya hingga rata.
  3. Mencampurkan larutan dengan dedak padi secara bertahap dan mengaduknya hingga rata.
  4. Memasukkan hasil adonan ke drum atau kantong plastik dan menututupnya hingga rapat.
  5. Menyimpan pada suhu ruang dan tidak terkena sinar matahari langsung selama 2-3 hari.


Tanda-tanda fermentasi sudah selesai adalah timbul wangi, agak menggumpal, dan terasa hangat. Sebelum dedak padi fermentasi diberikan pada ternak, dedak padi fermentasi harus diangin-anginkan terlebih dahulu. Dedak padi fermentasi dapat dikeringkan untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama. Dedak padi terfermentasi bisa tahan sampai 3 bulan tanpa bau tengik dalam kondisi kering. Hal ini karena kandungan lemak pada dedak padi yang mudah ditumbuhi bakteri dan menyebabkan bau tengik sudah terurai pada saat proses fermentasi.

Sumber:
http://bambangdwisuharmoko.blogspot.co.id
https://joyniemfarm.wordpress.com
http://sumsel.litbang.pertanian.go.id


Azolla Untuk Pakan Ternak dan Ikan



Azolla merupakan salah satu trobosan baru bahan pakan yang dapat digunakan sebagai pakan alternatif bagi ternak unggas maupun ikan yang memiliki kadar protein tinggi. Azolla disamping harganya murah, tanaman ini juga mudah untuk dibudidayakan dengan media airSebagai pakan ternak, kandungan gizi azolla cukup menjanjikan. Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 persen, lemak 7,5 persen, karbohidrat 6,5 persen, gula terlarut 3,5 persen dan serat kasar 13 persen. Sehingga memudahkan peternak untuk menyediakan pakan alternatif secara efektif dan efisien yang tentunya bertujuan meraup keuntungan lebih dari penggunaan azolla ini. Sebagai pakan alternatif azolla memiliki beberapa keunggulan seperti daya hidupnya yang mudah serta kandungan protein kasar sangat tinggi di banding dengan bahan pakan alternatif yang lain.

Azolla adalah paku air mini ukuran 3-4 cm yang bersimbiosis dengan Cyanobacteria pemfiksasi N2. Simbiosis ini menyebabkan azolla mempunyai kualitas nutrisi yang baik. Tanaman ini sudah berabad-abad digunakan di Cina dan Vietnam sebagai sumber N bagi padi sawah.

Budidaya azolla tidak memerlukan sarat yang sulit, hanya membutuhkan media kolam atau wadah yang berisi air kemudian di berikan beberapa bibit dalam hitungan beberapa hari sudah tumbuh dengan baik. Di bidang aklademik, tanaman azolla sudah diteliti oleh salah satu dosen UMM Malang Bapak Ir. Syarifudin, Msi yang mengemukakan bahwa tanaman ini memiliki beberapa keunggulan dan dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif ternak unggas, ruminansia maupun ikan. Selain itu azolla juga dapat digunakan sebagai pupuk organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah sehingga baik bagi tanaman lain.

Suatu penelitian internasional di mana Indonesia (Batan) ikut terlibat, menghasilkan temuan bahwa Azolla yang bersimbiosis dengan Anabaena azollae dapat memfiksasi N2-udara sebanyak 70 – 90%. N2 yang ‘ditambang’ oleh Anabaena dan terakumulasi dalam sel daun Azolla ini yang digunakan sebagai sumber N bagi padi sawah. Laju pertumbuhan Azolla dalam sehari 0,355 – 0,390 gram (di laboratorium) dan 0,144 – 0,860 gram per hari (di lapang). Pada umumnya biomassa Azolla maksimum tercapai setelah 14 –28 hari setelah inokulasi. Dari hasil penelitian Batan diketahui bahwa dengan menginokulasikan 200 g Azolla segar per m2 maka setelah 3 minggu, Azolla akan menutupi seluruh permukaan lahan tempat Azolla ditumbuhkan. Dalam kondisi tersebut, dapat dihasilkan 30 – 45 kg N/ha yang setara dengan 100 kg urea, yang notabene adalah pupuk kimia !! Lapisan Azolla di atas permukaan lahan sawah dapat menghemat penggunaan urea sebesar 50 kg urea/ha, kadangkala bila musim sangat baik Azolla dapat menghemat sampai dengan 100 kg urea/ha. Azolla tumbuh dan berkembang lebih baik pada musim penghujan daripada musim kemarau.

Pakan ternak dan ikan
Selain untuk pupuk dan media tanam, azolla juga bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, khususnya itik dan beragam jenis ikan omnivora dan herbivora. Sebagai pakan ternak, kandungan gizi azolla cukup menjanjikan. Kandungan protein misalnya, mencapai 31,25 persen, lemak 7,5 persen, karbohidrat 6,5 persen, gula terlarut 3,5 persen dan serat kasar 13 persen.

Bila digunakan untuk pakan itik, penggunaan azolla segar yang masih muda (umur 2 - 3 minggu) dicampur dengan ransum pakan itik. Berdasarkan hasil penelitian, campuran azolla 15 persen ke dalam ransum ini, terbukti tidak berpengaruh buruk pada itik. Maksudnya, itik tetap menyantap pakan campuran azolla ini dengan lahapnya. Produksi telur, berat telur dan konversi pakan juga tetap normal. Ini bearti penggunaan azolla bisa menekan 15 persen biaya pembelian pakan itik. Tentu saja hal ini cukup menguntungkan peternak karena bisa mengurangi biaya pembelian pakan itik.

Sama seperti untuk itik, bila akan dimanfaatkan untuk pakan ikan, azolla bisa diberikan secara langsung dalam keadaan segar. Boleh juga dengan mengolahnya terlebih dulu menjadi tepung. Tepung azolla ini, selanjutnya digunakan sebagai bahan campuran untuk membuat pakan buatan (pelet) untuk ikan.

Berdasarkan kaji terap di lapangan, dalam keadaan segar azolla bisa diberikan untuk pakan ikan gurami, tawes, nila dan karper. Dengan pemberian pakan berupa azolla, terbukti ikan tetap bisa tumbuh pesat. Tak kalah dengan ikan lainnya yang diberi pakan buatan berupa pelet. Di saat harga pupuk, pakan ternak dan ikan mahal seperti belakangan ini, tak ada salahnya bila azolla ini menjadi salah satu alternatif pilihan yang secara finansial cukup menguntungkan
.


Sumber: http://www.agrobisnisinfo.com

Cara Mudah Budidaya Kelinci Anggora


Hal pertama yang pertama yang harus anda lakukan sebelum budidaya ternak kelinci anggora adalah pemilihan bibit unggul,sehat dan tanpa cacat untuk di jadikan indukan.sebab indukan kelinci anggora juga akan ikut menentukan kualitas anakan yang di hasilkan.semakin bagus induk yang di gunakan,maka hasil akhir yang di dapat juga akan sepadan dengan sang induk.begitu juga sebaliknya.

Kelinci yang sehat memiliki ciri dan tanda yang bisa kita lihat dari bentuk badan serta ciri fisiknya.selain itu,kelinci anggora sehat juga akan lebuh tahan terhadap segala serangan penyakit yang kapan saja bisa menyerang sang kelinci.

Pilihlah induk yang juga memiliki tingkat produktif tinggi.jika ingin membeli induk kelinci anggora,maka akan lebih bagus jika anda langsung mendatangi peternak kelinci yang ada di daerah lokasi anda tinggal.selain lebih terjamin,kita juga akan mengerti asal-usul sang induk dan bisa langsung menanyakan pada pemilik peternakan..Kelinci yang sehat bisa kita lihat dari ciri-ciri sebagai berikut.

Ciri Mata,Hidung Dan mulut.
Kelinci sehat bisa kita lihat dari bentuk mata,hidung dan mulut jika kita lihat mata kelinci tersebut tampak bersinar cerah dan pada bagian selaput mata bersih tidak ada kotoran yang tersangkut.jangan pilih kelinci anggora yang memiliki mata lengket,berair dan basah itu menandakan jika kelinci dalam keadaan sakit.

Selain mata,hidung dan mulut kelinci sehat di tandai dengan bersih,kering.jangan pilih induk kelinci yang kotor dan berair bisa kemungkinan jika kelinci dalam keadaan sakit bisa saka sedang flu atau pilek dan jenis penyakit kulit yang biasa menyerang pada bagian hidung kelinci anggora.

Bagian Punggung,Kaki Dan Ekor.
Kelinci sehat di tandai dengan bagian punggung tanpa berisi dan tidak terlalu lurus,jika kita raba maka tanpa kenyal dan enak untuk di pegang serta tulang di bagian punggung kelinci juga tidak terasa saat kita raba.

Selain punggung,ciri kelinci anggora sehat di tandai dengan bentuk kaki berisi,todak terlalu kurus,memiliki daging lebih gempal,padat dan sedikit tulang.pastikan juga kaki kelinci tersebut lurus dan tidak dalam keadaan bengkok.

Kelinci sehat di tandai dengan ekor mengarah tegap ke atas,lurus serta sedikit merapat ke bagian punggung.Selain ciri di atas,maka lihat juga di bagian dubur kelinci tersebut.pastikan bersih tidak ada bekas kotoran yang menempel di daerah dubur.jika dubur kotor dan banyak tersisa kotoran yang menempel,bisa saja kelinci tersebut dalam keadaan sakit,bisa mencret,diare dll.

Kandang Untuk Budaya kelinci anggora
Kelinci jenis anggora lebih menyukai lokasi atau tempat yang dingin dan kering.maka untuk memulai budidaya ternak kelinci anggora,pemilihan tempat sesuai habitat kelinci di alam liar harus kita tarapkan.hal ini supaya kelinci mampu berkembang biak secara cepat dan terjauh dari serangan berbagai jenis penyakit.

Perhatikan juga jika saat musim hujan dan hembusan angin malam,untuk malam hari,sebaiknya kandang kelinci kita tutup dengan menggunakan terpal untuk menghindari hembusan angin menusuk ke dalam kandang kelinci.apalagi jika saat musim hujan tiba,perawatan dan penanganan mungkin akan lebih kusus untuk kita lakukan,seperti pemberian vitamin untuk menjaga kekebalan kelinci dari berbagai serangan penyakit.
Lokasi kandang kelinci juga harus aman,tenang dan jauh dari keramaian,perlu anda ketahui,jika kelinci anggora sangat sensitif dan mudah stres apabila mendengar suara bising,kaget dan adanya hewan lain yang mencoba untuk memangsanya.jika hal ini terjadi,kelinci akan mengalami stres yang di lanjutkan dengan nafsu makan menurun.hal inilah yang sering menyebabkan kematian pada kelinci anggora.

Untuk bentuk dan luas kandang yang akan anda gunakan budidaya kelinci anggora,bisa di sesuaikan dengan lokasi dan tempat.yang mungkin perlu di perhatikan adalah ukuran untuk satu ekor kelinci bisa anda buat 60 Cm saja sudah sangat lebar dan sesuai standar untuk indukan dan anakan kelinci per satu ekornya.

Untuk bentuk kandang silahkan di buat sesuai keinginan,bisa berbentuk kandang ren,umbaran dan kandang,postal serta kandang bertingkat yang mana akan lebih banyak untuk menampung kelinci jika nantinya kelinci sudah mampu beranak pinak.

Pakan untuk kelinci Anggora.
Untuk pakan sendiri,juga harus kita sesuaikan dengan habitat alam kelinci anggora ini.untuk di indonesia,pakan utama bisa dari rumput segar dan jenis sayuran.Namun bisa juga di berikan pakan tambahan lain,misal konsentrat,pakan pelet jika da lebih modal dan pakan dari biji-bijian kusus untuk indukan yang akan sedang hamil dan masa menyusui.

Makanan berupa biji mampu membuat air susu kelinci keluar sangat deras,dan pakan jenis harus anda berikan saat indukan sedang hamil sampai anak kelinci siap untuk kita sapih.pakan tambahan lain bisa berupa pelet yang banyak di jual di toko unggas yang mana jenis pakan ini lebih memiliki banyak kandungan gizi lengkap yang tidak di temui pada jenis pakan lainnya.bisa kita berikan hanya sebagai pakan tambahan saja,misal 3-5 hari sekali.
Dalam tata cara pemberian pakan berupa sayuran dan rumput,sebaiknya sebelum pakan tersebut kita berikan pada kelinci,angin-anginkan terlebih dahulu 3-5 jam untuk membuang kadar air dan getah yang terdapat pada pakan jenis sayuran dan rumput.Hal ini wajib untuk kita lakukan setiap memberi pakan kelinci.

Apalagi jika pakan yang anda berikan dari jenis kangkung dan daun singkong yang mana kedua tanaman sayuran tersebut lebih banyak mengandung air yang bisa membuat perut kelinci kembung.untuk pakan daun singkong juga banyak terdapat zat berbahaya,berikan saat daun tersebut sudah layu untuk menghindari berbagai zat berbahaya masuk ke dalam perut kelinci..

Pengendalian Hama Dan Penyakit
Penyakit yang menyerang pada kelinci anggora lebih banyak di sebabkan akibat lingkungan kandang sekitar yang kurang terjaga kebersihanya dan dari cuca,Inilah salah satu faktor yang paling penting dan patut di perhatikan jika sedang menekuni budidaya jenis kelinci apa saja termasuk anggora.

Akan lebih agus jika kita melakukan pencegahan dari pada mengobati kelinci sakit.selain sulit untuk di sembuhkan,sakit pada kelinci juga akan membutuhkan waktu cukup lama untuk kita sembuhkan.beberapa jenis serta ciri penyakit berikut yang kerap menyerang kelinci jenis apa saja termasuk anggora.

Lesu.
Kelinci anggora yang sehat akan memiliki gerakan gesit dan lincah,jika di temukan kelinci lesu,bisa saja kelinci tersebut sedang tidak enak badan atau gejala sakit akan segara menyerang.dan kelinci akan lebih banyak tidur jika kita bandingkan dengan aktifitas lain.maka waspadai hal ini jika terjadi pada kelinci anda di rumah.

Nafsu makan menurun.
Binatang kelinci yang sehat akan rakus jika kita berikan makan,sebab di habitat liat kelinci tergolong suka makanan apa saja.nah jika kita lihat tiba-tiba nasfu makan kelinci menurun dengan drastis,mungkin kelinci juga mengalami sakit.

lakukan pemeriksaan terhadap segala badan kelinci,siapa tahu di temukan luka kecil yang membuat nafsu makan kelinci menurun.bisa saja di sebabkan akibat gesekan atau benturan dinding kandang yang membuat kelinci luka dalam.

Mata kelinci sayu.
Kelinci sehat bisanya memiliki mata bersih dan bersinar cerah,apabila di temukan kelinci anda memiliki mata sayu,berair dan lengket,maka bisa di pastikan jika kelinci sedang mengalami suatu penyakit dan langsung saja segera lakukan pengobatan yang mana akan saya bahas di artikel selanjutnya untuk tata cara penyembuhan segala macam penyakit kelinci serta penyembuhannya.


6 Strataegi Jitu Pemasaran Ternak Puyuh


Promosi adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam sebuah agenda bisnis. Nahkan promosi ini menjadi sebuah ujung tombak ketika usaha atau bisnis yang sedang dijalankan ingin tetap berkembang dan tetap bertahan di dalam kondisi yang semakin ketat persaingan ini. Bebragai macam cara strategi pastinya akan dilakukan oleh para pelaku usaha untuk meperahankan usaha yang sedang digelutinya. Termasuk ketika anda hendak mempertahankan usaha ternak puyuh ini.

Ada beberapa strategi yang bisa anda terapkan untuk tetap membuat usaha ternak puyuh anda ini teteap berjalan, dan bahkan bisa menguasai pasar.

Pertama, adalah dengan mengikuti berbagai macam organisasi yang sudah dibuat pemerintah guna menciptakan para wirausahawan yang mandiri. Anda bisa mencoba untuk mengikut UKM yang bergerak di bidang peternakan, terutama puyuh. Sehingga dengan bergabungnya anda di sana, maka secara tidak langsung, anda juga sudah melakukan kegiatan promosi.

Kedua, selain bergabung dengan UKM tersebut, anda juga bisa melihat kondisi yang ada di pasar secara langsung. Komoditi peternakan yang semakin bagus menjadi sebuah peluang yang besar, karena stok yang ada di dalam negeri belum sanggup mencukupi kebutuhan masyarakat. Sehingga anda kan lebih mudah untuk menjual dari hasil peternakan puyuh, khususnya adalah telur dengan lebih mudah.

Ketiga, mulailah mencari partner atau mitra bisnis. Buatlah sistem kerja sama yang saling menguntungkan. Dengan begitu, maka pihak produsen juga tidak perlu kebingungan mencari konsumen, sebab produksinya pasti akan terjual. Namun dengan bentuk kerja sama seperti ini, anda tidak bisa memebrikan harga di atas harga pasaran, sehingga keuntungan yang anda peroleh lebih kecil

Keempat, dengan masuk lewat pasar. Dengan sistem seperti ini, sebenarnya sama dengan sistem pemasaran kepada pihak kedua. Hanya saja anda bisa sedikit mematok harga labih tinggi.

Kelima, jangan pernah melupakan online. Dengan berkembangnya teknologi yang sangat cepat sepeeti sekarang ini, maka kebutuhan akan dunia online menjadi semakin nyata, termasuk dalam agenda pemasaran. Dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang disedaikan oleh internet, anda bisa memasarakan produk puyuh anda hingga ke berbagai daerah di luar kota anda, dan mungkin bisa jadi merambah ke  lur negeri. Anda bisa menggunakan facebook, twitter, blog dan lain sebagainya untuk menunjang metode promosi yang akan anda gunakan.

Keenam, dengan menjualnya langsung kepada konsumen. Dengan cara ini anda akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar, karena tanpa perantara. Namun untuk melakukan itu, anda harus meluangkan waktu lebih banyak, dan cara ini sangat tidak cocok bagi anda yang menjadikan bisnis puyuh ini hanya sebagai sampingan atau sebagai mata pencaharian tetap anda.





3 Metode Beternak Bekicot


BEKICOT adalah hewan yang dikenal sebagai hama perusak tanaman. Bekicot atau Achatina fulica adalah siput darat yang tergolong dalam suku Achatinidae. Dalam setiap gram daging bekicot terkandung 375,58 kalori dan juga vitamin B terutama vitamin B2. Sehingga bekicot sangat bagus untuk pakan ternak, misalnya makan untuk bebek dan ikan lele.

Jika dijadikan sebagai  pakan ikan, khususnya untuk lele dapat dilakukan dengan cara meremukan bekicot mentah, setelah diremukkan cangkangnya, bisa langsung dirajang-rajang dan langsung diberikan kepada ikan.

Sedangkan cara membuat tepung bekicot untuk pakan dapat dilakukan dengan cara:
  1. Pecahkan bekicot lalu cuci bersih lendir-lendir yang ada.
  2. Kukus selama 30 menit sd. 1 jam.
  3. Angkat dan tiriskan hingga dingin,
  4. Giling bekicot dengan gilingan daging lalu jemur sampai kering.
  5. Setelah kering, kita giling kembali agar teksturnya menjadi lembut seperti tepung hingga mudah di campur dengan bahan pakan lain.

Ada 3 cara untuk membuat sarana budidaya bekicot yang dibedakan menurut jenis lahan dan area yang sesuai dengan kondisi lingkungan atau tempat budidayanya.

Kandang kotak kayu
Model ini sangat cocok bagi yang tidak memiliki lahan sempit dan hanya berada disekitar rumah atau bahkan bisa diaplikasikan pada lokasi di atas rumah (atap beton).
Hanya memerlukan bahan lembaran triplek dan kerangka kayu kaso yang dibuat dengan ukuran panjang 2 meter lebar 1meter dan tinggi sekitar 60 hingga 70 centi meter. Kotak harus memiliki kaki dan diberikan alas bak air untuk mencegah serangga jahat seperti semut menyerang dan merusak lokasi bekicot.

Kandang bak semen
Berbentuk seperti kolam dan lebih tepat untuk yang memiliki lahan di luar rumah. Untuk ukuran bebas sesuai selera yang terpenting adalah cara mengamankan agar bekicot tidak kabur dengan cara membuat tutup kasa pada bagian atas atau dengan membuat parit berisi air pada sekeliling kolam.

Kandang model ini lebih mudah untuk membuat kelembaban yang ideal dari pada model kandang kotak kayu.

Untuk kendang kotak kayu dan bak semen jangan lupa untuk bagian atas ditaruh tutup jaring, agar bekicot yang kita ternakkan tidak lari kemana-mana. Atau pada bibir kolam budidaya bekicot bisa diberi sabun colek. Dengan sabun colek ini, bekicot tidak mau melewatinya, sehingga bekicot-bekicot yang kita pelihara akan tetap berada di dalam kolam budidaya.

Kandang galian tanah
Jika memang memiliki lahan yang bebas dan belum berfungsi, model galian tanah adalah pilihan yang paling murah karena tidak memerlukan biaya material kecuali hanya ongkos untuk membuat galian.

Cara mengamankan agar bekicot tidak kabur juga dengan cara membuat parit berisi air disekelilingnya. Model ini sebenarnya lebih baik karena bekicot akan memperoleh tempat natural selayaknya di alam liar dengan kelembaban tanah yang baik untuk perkembangannya.

Sumber:

Bioteknologi Dalam Dunia Peternakan


Dalam bidang peternakan, bioteknologi dimanfaatkan untuk menghasilkan vaksin, antibodi, pakan bergizi tinggi, dan hormon pertumbuhan. Contoh vaksin untuk ternak yaitu vaksin untuk penyakit mulut dan kuku pada mamalia, vaksin NCD untuk mengobati penyakit tetelo pada unggas, dan vaksin untuk penyakit flu burung.

Hormon pertumbuhan diberikan pada ternak untuk meningkatkan produksi daging, susu, atau telur. Contohnya adalah pemberian Bovine Growth Hormone pada sapi perah dapat meningkatkan produksi susu dan daging hingga 20%. Namun penggunaan hormon untuk memacu produksi pada ternak masih diperdebatkan karena berpotensi meningkatkan penyakit masitis pada ternak dan membahayakan kesehatan manusia.

Pemanfaatan bioteknologi dalam bidang peternakan lainnya adalah membuat hewan transgenik (hewan yang gennya telah dimodifikasi) dan teknologi induk buatan. Teknologi induk buatan sering dilakukan pada hewan langka yang sulit bereproduksi secara alami. Embrio hewan ini ditransplantasikan pada rahim spesies lain yang masih berkerabat. Dengan cara ini diharapkan hewan langka tersebut terhindar dari ancaman kepunahan.
Penerapan prinsip bioteknologi dalam bidang peternakan antara lain sebagai berikut:

a. Teknologi transplantasi nukleus

Teknologi ini lebih dikenal dengan teknologi kloning yaitu teknologi yang digunakan untuk menghasilkan individu duplikasi (mirip dengan induknya). Teknologi kloning telah berhasil dilakukan pada beberapa jenis hewan. Salah satunya adalah pengkloningan domba yang dikenal dengan domba Dolly. Melalui kloning hewan, beberapa organ manusia untuk keperluan transplantasi penyembuhan suatu penyakit berhasil dibentuk. Tahapan teknologi kloning adalah;

1) Isolasi nukleus (inti sel) dari hewan donor.
Nukleus diisolasi dari sel putting susu domba dewasa dengan menggunakan teknik khusus sehingga dapat dikeluarkan dari membrane sel

2) Isolasi sel telur
Sel telur yang belum dibuahi diperoleh dari domba lain. Dibutuhkan banyak sel telur dalam teknologi ini karena banyak sel telur yang tidak mampu bertahan dalam tahapan pengkloningan lebih lanjut.

3) Pengambilan nukleus dari sel telur

4) Penggabungan nukleus dengan sel telur
Nukleus yang telah diisolasi dari sel domba dewasa digabungkan ke dalam sel domba lain yang telah dihilangkan nukleusnya. Secara genetic sel domba yang menerima nukleus identik dengan domba pendonor.

5) Pemasukan sel telur kedalam rahim
Sel telur dimasukkan ke dalam rahim domba betina yang lain. Hanya sedikit sel telur yang mampu bertahan dan berkembang di dalam rahim. Sel telur yang mampu bertahan akan berkembang menjadi embrio dan selanjutnya akan dihasilkan anak domba yang mirip dengan domba pendonor nukleus

b. Teknik Inseminasi Buatan

Teknik ini dikenal dengan nama kawin suntik, adalah suatu cara atau teknik untuk memasukkan sperma yang telah dicairkan dan diproses terlebih dahulu yang berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut “ insemination gun”. Teknik inseminasi buatan memiliki beberapa tujuan, yaitu:

Memperbaiki mutu genetika ternak
Mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama
Meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur
Menyegah menularan dan penyebaran penyakit kelamin.

c. Transfer Embrio

Apabila kawin suntik memfokuskan pada sperma jantan, maka transfer embrio tidak hanya potensi dari jantan saja yang dioptimalkan, melainkan potensi betina berkualitas unggul juga dapat dimanfaatkan secara optimal.

Teknik TE ini, betina unggul tidak perlu bunting tetapi hanya berfungsi menghasilkan embrio yang untuk selanjutnya bisa ditransfer pada induk titipan dengan kualitas yang tidak perlu bagus tetapi memiliki kemampuan untuk bunting.

Embrio yang akan ditransfer ke resipien disimpan dalam foley kateter dua jalur yang steril (tergantung ukuran serviks). Sebelum dilakukan panen embrio, bagian vulva dan vagina dibersihkan dan disterilkan dengan kapas yang mengandung alcohol 70%. Embrio yang didapat dapat langsung di transfer ke dalam sapi resipien atau dibekukan untuk disimpan dan di transfer pada waktu lain.

d. Teknologi Transgenik

Hewan transgenik adalah hewan yang telah mengalami rekayasa genetika sehingga dihasilkan hewan dengan sifat yang diharapkan. Teknologi transgenik pada hewan dilakukan dengan cara penyuntingan fragmen DNA secara mikro ke dalam sel telur yang telah mengalami pembuahan. Tujuan dari teknologi ini adalah meningkatkan produk dari hewan ternak seperti daging susu, dan telur.

Contoh dari hewan yang mengalami teknologi ini adalah domba transgenik. Jadi DNA domba ini disisipi dengan gen manusia yang disebut factor VIII ( merupakan protein pembeku darah). Berkat penyusupan gen tersebut, domba menghasilkan susu yang mengandung factor VIII yang dapat dimurnikan untuk menolong penderita hemophilia.
Rekayasa genetika juga dapat melestarikan spesies langka. Sebagai contoh, sel telur zebra yang sudah dibuahi lalu ditanam dalam kuda spesies lain. Spesies lain yang dipinjam rahimnya ini disebut surrogate. Hal ini sudah diterapkan pada spesies keledai yang hamper punah di Australia.

Te
knik pelestarian dengan rekaya genetika berguna, dengan alasan:
  1. Induk dari spesies biasa dapat melahirkan anak dari spesies langka.
  2. Telur hewan langkah yang sudah dibuahi dapat dibekukan, lalu disimpan bertahun-tahun meskipun induknya sudah mati. Jika telah ditemukan surrogate yang sesuai, telur tadi ditransplantasi.
e. Hormon BST (Bovine Somatotrophin)

Dengan rekayasa genetika dihasilkan hormon pertumbuhan dewan yaitu BST. Caranya adalah:
  1. Plasmid bakteri E.Coli dipotong dengan enzim endonuklease
  2. Gen somatotropin sapi diisolasi dari sel sapi
  3. Gen somatotropin disisipkan ke plasmid bakteri
  4. Bakteri yang menghasilkan bovin somatotropin ditumbuhan dalam tangki fermentasi
  5. Bovine somatotropin diambil dari bakteri dan dimurnikan.
Hormon ini dapat memicu pertumbuhan dan meningkatkan produksi susu. BST ini mengontrol laktasi (pengeluaran susu) pada sapi dengan meningkatkan jumlah sel-sel kelenjar susu. Jika hormon yang dibuat dengan rekayasa genetika ini disuntuikkan pada hewan, maka produksi susu akan meningkat 20%.

Pemakaian BST telah disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration), lembaga pengawasan obat dan makanan di Amerika. Amerika berpendapat nsusu yang dihasilkan karena hormon BST aman di konsumsi tapi di Eropa hal ini dilarang karena penyakit mastitis pada hewan yang diberikan hormon ini meningkat 70%.

Selain memproduksi susu, hormon ini dapat memperbesar ukuran ternak menjadi 2 kali lipat ukuran normal. Caranya dengan menyuntik sel telur yang akan dibuahi dengan hormon BST. Daging dari hewan yang diberi hormon ini kurang mengandung lemak. Sehingga dikhawatirkan hormon ini dapat mengganggu kesehatan manusia.